Divine Love - @dvl
92 / 4

ASTAGA Ribuan Amunisi, Granat Dan Ranjau Darat di Rumah Dinas Polisi

  Jan 17th, 2016, 122 Readers


Warga Sukabumi dan sekitar dikejutkan oleh penemuan ribuan butir amunisi oleh Jajaran Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat. Ribuan butir amunisi itu ditemukan tertanam di tanah Asrama Koloni Polri Cipelang, Kota Sukabumi pada Sabtu, (16/1/2016).

Ribuan amunisi ini ditemukan saat akan merenovasi salah satu rumah dinas di asrama ini dan kami pun langsung menghubungi atau berkoordinasi dengan Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jabar," kata Wakil Kepala Polres Sukabumi Kota, Kompol Imron Ermawan kepada wartawan di Sukabumi, Sabtu.

Amunisi-amunisi itu terdiri dari puluhan granat, puluhan ribu peluru berbagai kaliber, ranjau darat dan senjata laras panjang.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), amunisi dan senjata laras panjang tersebut merupakan aset kepolisian jaman dahulu. Dilihat dari tahun pembuatannya yakni produksi antara 1940-1950.

Menurut Imron, sebelum ditemukan amunisi ini, gudang yang dijadikan rumah dinas itu pernah beberapa kali dihuni oleh anggota Polres Sukabumi Kota, beruntung selama ditempati amunisi aktif tersebut tidak meledak.

"Kami juga melakukan sterilisasi lokasi dengan memasang garis polisi agar siapa pun yang tidak berkepentingan tidak bisa masuk, baik masyarakat umum maupun anggota polisi," tambahnya.

Imron mengatakan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, apalagi saat ini tengah hangat-hangatnya kasus penyerangan teroris, maka lokasi ditemukannya amunisi aktif tersebut harus benar-benar steril.

"Ada sekitar 50 anggota yang kami tempatkan untuk menjaga lokasi penemuan amunisi tersebut, rencananya barang itu akan dievakuasi oleh tim Gegana Sat Brimob Polda Jabar dan menyisir seluruh lokasi asrama khawatir masih ada peninggalan amunisi kuno seperti ini," ujarnya.

Untung saja ribuan amunisi itu tidak meledak, bayangkan jika sebaliknya? Wew.. hati-hati...

Rumah Dinas Polisi Meledak Ranjau Granat


Hi. I’m student. Inspired to make things looks better.

Be First To Comment